Dalam sebuah jaringan Wireless, beberapa material yang digunakan dalam sebuah bangunan dapat menghambat sinyal Wireless. Nah, agar Anda mengetahui seberapa besar hambatan yang ditimbulkan oleh benda-benda yang berada dalam jaringan Wireless maka berikut ini kami sajikan beberapa material dan besarnya hambatan yang ditimbulkannya.
Material | Besarnya Hambatan | Contoh |
Ruangan terbuka | Kecil | Halaman rumah |
Kayu | Kecil | Pintu, lantai, dinding |
Plaster | Kecil | Dinding bagian dalam (plaster yang lama memiliki hambatan yang lebih kecil bila dibandingkan dengan plaster baru) |
Bahan sintetis | Kecil | Penyekat ruangan |
Asbes | Kecil | Langit-langit rumah |
Kaca | Kecil | Kaca jendela |
Logam pada kaca | Sedang | Jendela |
Tubuh manusia | Sedang | Beberapa orang yang sedang berkumpul |
Air | Sedang | Akuarium, kelembaban kayu |
Batu bata | Sedang | Dinding, lantai |
Marmer | Sedang | Dinding, lantai |
Keramik | Tinggi | Ubin, langit-langit |
Kertas | Tinggi | Tumpukan kertas koran atau buku |
Beton | Tinggi | Lantai, dinding, pilar rumah |
Bahan anti peluru | Tinggi | Jendela, pintu |
Bahan yang mengandung perak | Sangat Tinggi | Cermin |
Logam | Sangat Tinggi | Dinding bagian dalam, Air Conditioning, lemari kabinet |
Jaringan Wireless tidak hanya bisa menjangkau area-area di dalam rumah atau kantor. Tetapi Anda pun bisa memperluas jaringan Wireless hingga keluar rumah sehingga Anda bisa bekerja di taman atau teras rumah. Nah, bila Anda tertarik untuk menginstal Wireless Router di luar ruangan maka ikutilah ketentuan berikut ini.
- Carilah sebuah Wireless Router yang bisa digunakan di luar ruangan. Atau gunakan Wireless Router biasa yang dikombinasikan dengan bahan pelindung terhadap perubahan cuaca.
- Pilihlah lokasi yang terlindung dari hujan deras atau sinar matahari yang terlampau terik. Misalnya saja di sudut atap bangunan.
- Lapisi Wireless Router tersebut dengan kotak pelindung.
- Hubungkan Wireless Router yang berada di luar ruangan dengan Wireless Router yang berada di dalam ruangan. Dengan ketentuan: gunakan kabel untuk menghubungan antara Wireless Router yang berada di luar ruangan dengan Wireless yang berada di dalam ruangan, pastikan Anda menghubungkan kabel tersebut dari arah luar ke arah dalam, gunakan Ethernet Port pada masing-masing ujung kabel tersebut, periksa power pada Wireless Router yang berada di luar ruangan. Bila kabel yang digunakan tidak mampu menyalurkan listrik ke Wireless Router tersebut maka gunakanlah kabel tambahan untuk menghubungkan Wireless Router yang berada di luar dengan sumber listrik.
- Lakukan konfigirasi pada Wireless Router seperti halnya konfigurasi pada Wireless Router yang berada di dalam ruangan. Ubah nama Wireless router (SSID) yang berada di luar ruangan sehingga sesuai dengan SSID Wireless Router yang berada di dalam ruangan. Hal ini akan memudahkan Anda saat bekerja di dalam ruangan dan kemudian ingin berpindah keluar ruangan. Dengan cara ini maka Anda tidak perlu melakukan reconnect pada kedua jaringan tersebut setiap kali ingin berpindah. Caranya, ubah channel Wireless Router yang berada di luar ruangan sehingga tidak menggunakan channel yang sama dengan Wireless Router yang berada di dalam ruangan. Untuk menghindari tabrakan, gunakan hanya channel 1, 6 dan 11. Lantas konfigurasikan Wireless Router yang berada di luar ruangan seperti halnya Wireless Router yang berada di dalam ruangan sehingga memiliki tingkat keamanan yang sama. Untuk menghindari konflik, nonaktifkan fitur DHCP pada Wireless Router yang berada di luar ruangan.
Skema Penambahan Jaringan Wireless di Luar Ruangan
Wireless Fidelity atau yang lebih populer dengan sebutan Wi-Fi adalah nama yang diberikan untuk jaringan tanpa kabel/ nirkabel/ Wireless oleh sebuah organisasi Wi-Fi.
Nah, ada beberapa versi Wi-Fi yang dikenal saat ini yakni 802.11a, 802.11b dan 802.11g. Versi-versi tersebut memiliki metode transmiting dan penerimaan data yang berbeda-beda. Berikut ini penjelasan masing-masing versi Wi-Fi untuk memudahkan Anda dalam menjatuhkan pilihan.
Tehnologi | Frekuensi Band | Kecepatan | Penggunaan |
802.11b | 2.4 GHz | Hingga 11 Mbps | Sesuai digunakan untuk jaringan nikabel model lama. |
802.11g | 2.4 GHz | Hingga 54 Mbps | Cocok digunakan untuk e-mail dan Web browsing |
802.11g dengan SpeedBooster | 2.4 GHz | Hingga 108 Mbps | Mampu digunakan untuk men-download file dengan lebih cepat. |
802.11a | 5 Ghz | Hingga 54 Mbps | Mampu bekerja dengan baik ketika terjadi gangguan frekuensi gelombang radio. |
Broadband memiliki bermacam-macam tipe dan kecepatan. Nah, untuk menjatuhkan salah satu pilihan yang tepat sesuai dengan kebutuhan, maka Anda perlu menganalisa kebutuhan yang paling dominan dalam penggunaan akses internet. Dari analisa ini selanjutnya Anda bisa menentukan tipe dan kecepatan Broadband yang dibutuhkan. Nah, pada dasarnya terdapat delapan tipe mengguna internet yakni:
#Suka Belanja#
Anda tergolong tipe ini bila Anda sering melakukan transaksi secara online. Karena itu Anda membutuhkan akses internet yang cepat untuk berbelanja dan mencari barang-barang yang Anda inginkan. Untuk itu sebaiknya pilihlah Broadband dengan kecepatan 1 Mb dengan layanan terbatas. Hindari penambahan layanan lainnya yang tidak Anda gunakan.
#Teknologi Phobia#
Orang-orang semacam ini pastinya tidak akan sabar dan telaten bila menggunakan Broadband yang lambat. Karena itu sebaiknya pilihlah Broadband dengan kecepatan tinggi dan tanpa kerumitan teknis lainnya. Anda bisa memilih kecepatan Broadband 1Mb atau 2Mb dengan layanan terbatas dan pastikan Anda memperoleh bantuan teknis dengan biaya murah.
#Penggemar Berat Musik #
Tipe ini biasanya banyak muncul di kalangan anak muda yang senang mengikuti perkembangan musik. Mereka biasanya hobi download musik untuk koleksi atau untuk dimasukkan ke dalam iPod dan telepon genggam. Selain itu mereka juga gemar mendengarkan musik di radio melalui internet. Nah, bila Anda termasuk dalam tipe ini maka pilihlah kecepatan Broadband 2Mb dengan layanan tanpa batas.
#Penggemar Foto#
Kebanyakan tipe ini berasal dari pada fotografer atau orang yang gemar mengumpulkan foto untuk kemudian dibagikan kepada komunitas online mereka. Untuk tipe ini Anda bisa memilih layanan terbatas dengan kecepatan tinggi, paling tidak 2 Mb sehingga proses upload foto akan lebih cepat dilakukan.
#Penggemar Game Online#
Pengguna tipe ini selalu memburu game-game terbaru untuk memainkannya bersama teman-teman. Untuk tipe ini pilihlah kecepatan Broadband maksimum tanpa pembatasan layanan.
#Pengguna Khusus Jaringan Nirkabel#
Pengguna akses internet ini secara khusus menggunakan jaringan Wireless untuk menghubungkan laptop atau komputer yang mereka miliki dengan Broadband. Untuk tipe ini Anda bebas memilih kecepatan Broadband tetapi bila Anda ingin membuat sebuah jaringan Wireless yang terdiri dari beberapa komputer maka pilihlah kecepatan 2 Mb atau paling tidak dengan batasan 10 GB per bulan.
#Bekerja di Rumah#
Jika Anda memiliki usaha kecil di rumah maka sebaiknya gunakanlah layanan terbatas dengan kecepatan 2Mb. Pastikan Anda bisa mengirimkan dan menerima email dalam ukuran file yang besar.
#Sering Download#
Bila Anda sering melakukan aktivitas download, berbagi video, musik dan software maka gunakanlah layanan Broadband dengan kecepatan maksimal.
Pada sebuah jaringan nirkabel yang juga dilengkapi dengan internet nirkabel, maka Anda akan mendapati komputer yang dihubungkan dengan telepon agar bisa menjelajahi website. Cara seperti inilah yang disebut dengan Dial-up internet. Meskipun dengan cara ini Anda bisa online, namun akses internetnya sangatlah lambat.
Nah, apabila Anda ingin memperoleh akses internet yang lebih cepat maka Anda bisa memilih BroadBand. Tehnologi BroadBand masih menggunakan sambungan telepon namun memiliki kecepatan yang lebih tinggi sehingga Anda bisa memperoleh informasi yang lebih banyak. Selain itu dengan memilih BroadBand maka Anda bisa mengakses beragam layanan internet dan sekaligus menggunakan pesawat telepon dalam waktu yang bersamaan.
Ada beberapa tipe BroadBand yang tersedia saat ini maka Anda harus bisa memilih salah satu jenis yang tepat untuk digunakan. Nah, untuk lebih jelasnya simaklah beberapa tipe BroadBand berikut ini.
ADSL kependekan dari Asymmetric Digital Subscriber Line. Dengan memilih tipe ini maka Anda bisa menggunakan saluran telepon yang telah ada untuk terhubung dengan Broadband. Keuntungannya, tipe ini sudah dikenal secara luas dan banyak digunakan orang. Selain itu, ketika Anda memilih tipe ini maka Anda akan mendapatkan semua piranti dan software yang diperlukan sehingga Anda bisa menginstalnya sendiri. Namun ada pula kerugian yang mungkin Anda temui yakni karena ADSL menggunakan jalur yang sama dengan jalur telepon yang Anda gunakan maka ketika banyak orang menggunakan ADSL pada jalur yang sama akan berpengaruh pula pada kecepatan akses internet.
Nantinya bila Anda memilih tipe ini maka Anda akan membutuhkan sebuah Microfilters. Microfilters adalah sebuah konektor kecil yang dipasang pada socket telepon di rumah Anda. Dengan menggunakan Microfilter ini maka saluran telepon Anda akan dibagi sehingga nantinya Anda tetap bisa menerima telepon secara normal dan juga akses ke internet BroadBand.
Dengan memilih tipe ini maka akses internet akan Anda dapatkan melalui layanan TV kabel yang Anda gunakan. Keuntungannya adalah Anda akan memperoleh akses internet yang jauh lebih cepat dibandingkan dengan tipe ADSL. Namun sama seperti tipe ADSL, kecepatan akses internet juga akan terpengaruh bila dalam satu jalur terjadi penggunaan secara bersamaan. Selain itu tipe seperti ini hanya tersedia di wilayah-wilayah tertentu saja.
Dengan memilih tipe ini maka sebuah piringan satelit akan dipasang di rumah atau pekarangan Anda. Tipe seperti ini cocok digunakan bila wilayah Anda belum dirambah oleh tipe ADSL maupun kabel. Tipe ini juga memiliki beberapa kelemahan yakni hanya menawarkan BroadBand dengan kecepatan yang rendah, mudah terganggu dengan adanya perubahan cuaca serta memiliki harga yang cukup mahal.
Memilih Kecepatan BroadBand
Selain tipe BroadBand yang berbeda-beda, BroadBand juga tersedia dalam pilihan-pilihan kecepatan yang beragam. Kecepatan Broadband ini diukur dengan menggunakan satuan Mb (Megabits per Second). Anda bisa memilih kecepatan BroadBand yang sesuai untuk kebutuhan. Misalnya saja bila Anda lebih sering men-download musik, foto atau melihat video secara online maka pilihlah kecepatan BroadBand 2 Mb atau lebih.
Untuk lebih jelasnya berikut ini kami sajikan perbandingan kecepatan dan kemampuan BroadBand sehingga Anda bisa memilih kecepatan BroadBand yang dibutuhkan.
Waktu yang Dibutuhkan untuk Download: | Normal
dial-up
| 1Mb
Broadband
| 2Mb
Broadband
| 8Mb
Broadband
|
Sebuah halaman Web standar | 15 dtk | ¾ dtk | ½ dtk | ½ dtk |
Digital foto sebesar 1MB dari email | 3 menit
| 8 dtk | 4 dtk | 1 dtk |
Musik sebesar 3MB dari sebuah website | 9 menit
| 30 detik | 15 detik | 4 detik |
Film sebesar 600 MB | 30 jam | 100 menit | 50 menit | 12 menit |
Memilih Penyedia Jasa Layanan BroadBand
Setelah Anda menyimak informasi mengenai BroadBand tersebut maka tentunya Anda telah dapat menjatuhkan pilihan pada tipe BroadBand yang ingin digunakan. Nah, langkah selanjutnya adalah Anda harus memilih jasa layanan penyedia BroadBand tersebut. Ada beragam layanan yang tersedia saat ini dan untuk memperoleh informasi mengenai layanan-layanan tersebut Anda bisa mencarinya melalui internet.
Saat ini penggunaan jaringan seakan sudah menjadi suatu kebutuhan pokok dalam dunia kerja maupun dalam lingkungan rumah. Jaringan dirasakan mempermudah dan membuat kerja jadi lebih efektif. Berikut ini beberapa manfaat yang bisa didapat bila Anda bekerja dalam sebuah jaringan.
• Berbagi jaringan internet
Inilah yang biasanya menjadi alasan utama bagi sekelompok orang yang memutuskan untuk bekerja dalam sebuah Jaringan. Dengan adanya jaringan maka beberapa orang yang berada di sebuah tempat yang sama bisa berbagi koneksi internet dengan kecepatan yang sama pada waktu yang bersamaan pula.
• Berbagi file
Selain berbagi koneksi internet, dalam sebuah jaringan Anda pun tidak perlu lagi menggunakan CD atau Flash Disk untuk berbagi file. Anda bisa mengambil dan memindahkan file cukup dengan cara klik dan drag sehingga aktivitas berbagi file pun menjadi lebih mudah dan cepat.
• Berbagi printer
Jika Anda bekerja di sebuah kantor atau ketika Anda berada di rumah yang memiliki hanya satu printer saja, maka jaringan dapat memudahkan Anda untuk menggunakan fasilitas printer tersebut secara bersama-sama. Dengan cara ini pula Anda bisa memberikan perintah untuk mencetak dari lokasi yang berbeda dengan lokasi printer tersebut berada.
• Menjalankan multiplayer game
Bila Anda seorang yang gemar bermain game maka dalam sebuah jaringan Anda bisa memainkan game interaktif dengan beberapa rekan. Masing-masing orang juga tidak perlu berada dalam ruangan yang sama untuk memainkan game tersebut tetapi mereka cukup berada di ruangan masing-masing.
Agaknya keuntungan yang ditawarkan oleh jaringan nirkabel sangat menggiurkan. Selain itu beberapa kerugian penggunaan jaringan nirkabel yang telah dijabarkan di atas kiranya masih bisa diatasi dengan melakukan langkah-langkah pengamanan dan mengikuti panduan yang akan kami ulas pada bab-bab berikutnya. Nah, selanjutnya bila Anda telah memutuskan untuk menggunakan jaringan nirkabel maka tentunya Anda perlu mengetahui garis besar cara kerja pada jaringan nirkabel sehingga Anda memiliki gambaran langkah-langkah yang harus dilakukan. Sementara itu bila Anda adalah pengguna jaringan nirkabel maka gambaran mengenai jaringan nirkabel akan membantu dalam mengatasi masalah-masalah yang timbul berkaitan dengan jaringan tersebut. Berikut ini beberapa hal yang perlu Anda ketahui.
#Wireless Card#
Setiap komputer pada sebuah jaringan nirkabel harus memiliki Wireless Card yang telah terinstall. Selanjutnya Wireless Card tersebut juga harus dikonfigurasi agar bisa mengirim dan menerima sinyal wireless.
#Wireless Router#
Dalam jaringan nirkabel, Wireless Router merupakan piranti utama yang dibutuhkan untuk membangun jaringan nirkabel. Nantinya piranti tersebut akan terhubung dengan Broadband modem yang menyediakan koneksi internet dengan kecepatan tinggi. Wireless Router juga berfungsi untuk mengirimkan gelombang radio sehingga komputer yang telah terpasang Wireless Card akan terhubung dalam jaringan.
#Medium Access#
Jika komputer dengan Wireless Card telah terhubung dalam jaringan maka selanjutnya Wireless Card akan mengambil tugas untuk menerima atau mengirimkan data ke komputer lainnya melalui gelombang udara. Sebelum sebuah wireless can mengirimkan data maka akan dilakukan analisa terlebih dahulu untuk mengetahui Wireless Card lain yang memiliki sinyal.
#Traffic Flow#
Biasanya di dalam jaringan, lalu lintas data dari satu komputer akan melewati Wireless Router terlebih dahulu. Setelah itu barulah Wireless Router mengirimkan data ke komputer yang dituju oleh komputer yang pertama tersebut.
#Jaringan Nirkabel "Ad Hoc"#
Tipe jaringan ini memungkinkan komputer-komputer terhubung tanpa menggunakan sebuah router. Jadi, Anda bisa bertukar file dengan tanpa harus memiliki sebuah Wireless Router.
Piranti untuk Jaringan Nirkabel
Ketika Anda sedang mempersiapkan jaringan nirkabel dan mencari piranti-piranti yang diperlukan untuk jaringan tersebut maka Anda akan menemukan beberapa istilah atau penyebutan nama piranti yang sebenarnya sama. Nah, untuk mengetahui istilah-istilah atau penyebutan tersebut, simaklah beberapa penjelasan berikut ini.
Wireless router disebut juga dengan istilah wireless broadband router atau access point.
Wireless card disebut juga dengan nama PCI adapter, desktop adapter, Wi-Fi adapter atau wireless adapter.
Notebook adapter juga disebut dengan cardbus adapter, wireless PC card, radio card, Wi-Fi adapter atau wireless adapter.
2.4 GHz dikenal juga dengan nama 802.11b, 802.11g, b atau g.
5 GHz disebut juga dengan nama 802.11a, Wi-Fi5 atau a.
Selanjutnya untuk mengenal masing-masing piranti yang digunakan dalam jaringan nirkabel, simaklah penjelasan mengenai piranti tersebut berikut ini.
#Wireless Router#
Rata-rata Wireless Router memiliki jangkauan hingga 100 kaki. Jadi, bila Anda ingin membuat jaringan nirkabel di rumah atau untuk sebuah kantor kecil maka Anda memerlukan sebuah Wireless Router. Wireless Router ada yang memiliki satu Band atau Single Band dan ada yang memiliki dua Band atau Dual Band.
Wireless Router dengan Single Band berarti Wireless Router tersebut memiliki frekuensi 2.4 GHz (802.11b dan 802.11g) atau frekuensi 5 GHz.
Wireless Router dengan Dual Band berarti Wireless Router tersebut memiliki frekuensi 2.4 GHz dan 5 GHz.
Wireless Router dengan Dual Band lebih banyak digunakan karena sebagian besar laptop dan PC biasanya menggunakan Wireless Card dengan frekuensi 2.4 GHz (802.11b or 802.11g). Selain itu Wireless Card dengan frekuensi 2.4 GHz tidak bisa terhubung dengan Wireless Router 5 GHz. Karena itu lebih aman bila Anda memilih
Wireless Router dengan Dual Band sehingga nantinya bisa terkoneksi baik dengan Wireless Card 2.4 GHz dan Wireless Card 5 GHz.
#Wireless Card#
Ada beberapa macam Wireless Card yang bisa Anda pilih. Berikut ini beberapa pilihan tersebut.
Anda memerlukan satu Wireless PCI Card untuk setiap komputer yang nantinya akan terhubung dalam sebuah jaringan. Nantinya Card ini akan dipasang pada tiap-tiap komputer tersebut.
Anda memerlukan Wireless Notebook Card untuk setiap laptop yang nantinya terhubung dalam jaringan. Pastikan pula bahwa pada laptop Anda memiliki Adapter Slot untuk memasang Notebook adapter tersebut.
Anda memerlukan Compact Flash Adapter ini untuk tiap-tiap laptop yang nantinya terhubung dalam jaringan. Pastikan pula setiap laptop memiliki CF Adapter Slot untuk memasang Compact Flash Adapter.
Anda bisa menggunakan tipe ini bila pada komputer Anda memiliki USB Port. Dengan tipe ini Anda tidak direpotkan dengan aktivitas membuka tutup komputer untuk memasang Card. Karena USB Port ini biasanya terletak di bagian luar komputer sehingga Anda cukup menancapkannya saja.
Dalam banyak kasus Anda pun bisa menggunakan Antenna dalam penggunaan jaringan nirkabel.